Jakarta, 061207
Terpikir untuk menjadi sempurna di akhir hidup ini (kalau bisa sebelum menghadap yang Kuasa). Kesempurnaan sepertinya tujuan akhir setiap manusia. Setiap manusia yang terlahir suci tetapi lemah mempunyai harapan besar di masa depannya. Kesempurnaan sebagai manusia.
Menuju sempurna. banyak cara dan kegiatan yang dilakukan manusia untuk menjadi sempurna. satu cara yang saya lakukan adalah percaya pada Allah yang adalah Sempurna dan Suci. Manusia adalah mahkluk peniru, meniru Penciptanya yang Sempurna dan Kudus. sesuatu yang sederhana tetapi “mustahil” karena kita manusia berdosa. Tetapi manusia diberikan akal budi untuk berpikir, hati untuk merasakan, jiwa untuk hidup dan kehidupan dan raga untuk beraktifitas sehingga “dapat” mencapai kesempurnaan itu.
Setelah kesempurnaan tercapai, kesederhanaan mengikutinya. Seorang yang sempurna, seperti Mahatma Gandhi ataupun Yesus Kristus, hidupnya sederhana. Hanya mengenakan pakaian sederhana, tutur katanya sederhana, pikirannya sederhana. Tujuan hidup Yesus Kristus sederhana; memuliakan Allah di dunia dengan menyelamatkan manusia. Kesederhanaan sebagai “gaya hidupnya” yang menjadi teladan.
Kesederhanaan sebagai gaya hidup seorang sempurna.
iwan hendrawan 061207
Ditulis oleh iwanhendrawan